Endang Komsatun


Guru Bahasa Indonesia

Endang Komsatun ,itulah sebuah nama  yang indah pemberian kedua orang tuaku, dengan harapan menjadi anak sholeha yang berguna bagi orangtua, nusa bangsa, dan agama. Aku dilahirkan di Pacitan,tepatnya tanggal 25 Agustus 1965. Putri bungsu dari tujuh bersaudara.Aku mengenyam pendidikan berawal dari TK yang berjarak 100 meter dari rumah.Setahun kemudian disekolahkan di SD yang lokasinya tepat di depan rumah.

Enam tahun berlalu, akupun melanjutkan ke SMPN 1 ,yang waktu itu satu-satunya sekolah negeri di kecamatanku. Sekolahku berjarak 1 km, agak jauh sehingga harus bersepeda biar tidak terlambat.Tanpa terasa tiga tahun berlalu akupun lulus dan melanjutkan ke SMAN Uteran Madiun. Di sana aku dikostkan ,aku belum terbiasa hidup ter pisah dengan orang tua dan saudara. Aku sedih karena mau tidak mau harus belajar mandiri.Alhamdulillah aku lulus SMA tepatnya tahun 1984.

Selanjutnya aku mencoba ikut test di PTN UNESA,aku gagal.Aku daftar di IKIP PGRI Surabaya di FPBS.Tahun 1989 alhamdulillah lulus, sebelum studiku selesai untungnya aku sudah mengajar di sekolah swasta yaitu SMP Taruna Jaya 1, sehingga aku tidak perlu kembali ke desa. Keinginanku untuk menjadi PNS selalu menghantuiku,sehingga setiap tahun ada test selalu kuikuti dengan antusias.

Dengan penuh kesabaran dan keikhlasan,tahun 2002 dengan penuh rasa syukur aku diterima guru bantu. Lima tahun berlalu,tepatnya tahun 2007 aku lebih bersyukur lagi.Allah memberiku rejeki ditempatkan di SMPN 1, terimakasih ya Allah….semoga aku dapat mengamalkan dan mengabdikan ilmuku demi anak bangsa tercinta. Di sekolah ini …aku belajar banyak,mendapat ilmu yang sangat berharga demi masa depan . Mengajar di sekolah favorit penuh tantangan, sehingga kita harus banyak belajar, bekerja keras dengan tulus dan ikhlas demi kesuksesan anak bangsa. Amiin. Berkat dorongan anak dan suami aku masuk kuliah di Universitas Muhammadyah Surabaya mengambil jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia tahun 2012, lagi-lagi aku bersyukur tahun 2014 aku telah menyelesaikan studi S2 ku dan aku mendapatkan gelar M.Pd

TESTIMONI

Apa Kata Wali Siswa Tentang Guru Kami?

Terus Belajar Demi Siswa Kekinian

Disela menyelesaikan tugasnya, guru-guru masih juga belajar "Bagaimana menyampaikan pelajaran ke siswa secara kekinian?" Tentu ini tidaklah mudah bagi guru. Tapi di sekolah inj, semua guru tetap semangat.

Achmad Holil

Prilaku Luhur di Zaman Maju

Dalam pembelajaran menggunakan digital classroom. Guru sekolah ini mampu memberikan hikmah permainan digital tersebut. Alhamdulillah, para siswa jadi berprilaku luhur yang sesuai kemajuan zaman.

Dyah Sumiwi